Telah menceritakan kepada kami Ash-Shaltu bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Idris dari Tholhah bin Musharrif dari Said bin Jubair dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma: Firman Allah yang berbunyi (Dan bagi harta peninggalan kami jadikan para pewaris), dia berkata; artinya: itulah warisan. Dan ayat (Dan orang-orang yang kamu telah bersumpah setia dengan mereka) ia berkata: ketika orang-orang muhajirin sampai di Madinah, seorang Muhajir mewarisi orang Anshar yang tidak memiliki hubungan kekeluargaan karena persaudaraan yang dipersaudarakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diantara mereka. Ketika ayat ini turun maka ayat ini menghapus ketentuan tersebut. Dan ayat tidak dipraktekkan lagi kecuali saling tolong menolong (antara Muhajirin - Anshar), pemberian dan nasehat sedangkan warisan telah dihapus dan diberi wasiat.</b>
Jika hutang dipindahkan kepada orang yang mampu maka ia tidak boleh menolak
3 hadits.
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ حُمَيْدٍ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَدِمَ عَلَيْنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فَآخَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بَيْنَهُ وَبَيْنَ سَعْدِ بْنِ الرَّبِيعِ.
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ja'far dari Humaid dari Anas radliallahu 'anhu berkata, 'Abdurrahman bin 'Auf datang menemui kami lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempersaudarakan dia dengan Sa'ad bin Ar-Rabi'.</b>
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ، حَدَّثَنَا عَاصِمٌ، قَالَ قُلْتُ لأَنَسٍ رضى الله عنه أَبَلَغَكَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لاَ حِلْفَ فِي الإِسْلاَمِ ". فَقَالَ قَدْ حَالَفَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بَيْنَ قُرَيْشٍ وَالأَنْصَارِ فِي دَارِي.
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash-Shabbah telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Zakariya' telah menceritakan kepada kami 'Ashim berkata; Aku bertanya kepada Anas bin Malik radliallahu 'anhu; Apakah sampai kepadanya sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang berbunyi: "Tidak ada perjanjian dalam Islam". Maka dia berkata: "Sungguh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah membuat perjanjian antara orang Quraisy dan Anshar di rumahku".</b>