ABASA (IA BERMUKA MASAM)
Ringkasan Surat (AI)
Surat ini mengingatkan Nabi agar tidak memihak orang kaya yang sombong atau mengabaikan orang buta yang tulus mencari ilmu. Allah menegaskan bahwa Al-Quran adalah peringatan suci bagi siapa pun yang menghendaki bimbingan, terlepas dari status sosial maupun fisiknya. Inti pesannya adalah kesetaraan menerima dakwah dan prioritas utama pada ketulusan beragama.
وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّى
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui (tujuannya, wahai Muhammad) ? Barangkali ia mahu membersihkan hatinya (dengan pelajaran ugama yang didapatinya daripadamu)! -
أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ الذِّكْرَى
Ataupun ia mahu mendapat peringatan, supaya peringatan itu memberi manfaat kepadanya.
أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَى
Adapun orang yang merasa keadaannya telah cukup, tidak berhajat lagi (kepada ajaran Al-Quran),
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّى
Padahal engkau tidak bersalah kalau ia tidak mahu membersihkan dirinya (dari keingkarannya).
كَلَّا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ
Janganlah melakukan lagi yang sedemikian itu! Sebenarnya ayat-ayat Al-Quran adalah pengajaran dan peringatan (yang mencukupi).
فَمَن شَاء ذَكَرَهُ
Maka sesiapa yang mahukan kebaikan dirinya, dapatlah ia mengambil peringatan daripadanya.
فِي صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ
(Ayat-ayat Suci itu tersimpan) dalam naskhah-naskhah yang dimuliakan, -
مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍ
Yang tinggi darjatnya, lagi suci (dari segala gangguan), -
بِأَيْدِي سَفَرَةٍ
(Terpelihara) di tangan malaikat-malaikat yang menyalinnya dari Lauh Mahfuz;
قُتِلَ الْإِنسَانُ مَا أَكْفَرَهُ
Binasalah hendaknya manusia (yang ingkar) itu, betapa besar kekufurannya?
مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ
(Tidakkah ia memikirkan) dari apakah ia diciptakan oleh Allah? -
مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ
Dari air mani diciptakanNya, serta dilengkapkan keadaannya dengan persediaan untuk bertanggungjawab;
ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ
Kemudian jalan (baik dan jahat), dimudahkan Tuhan kepadanya (untuk menimbang dan mengambil mana satu yang ia pilih);