Preloader Image

10 Zulkaedah 1447H

Mon, 27 Apr 2026

Pray Time
5 : 6
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فاغْسِلُواْ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُواْ بِرُؤُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَينِ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُواْ وَإِن كُنتُم مَّرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاء أَحَدٌ مَّنكُم مِّنَ الْغَائِطِ أَوْ لاَمَسْتُمُ النِّسَاء فَلَمْ تَجِدُواْ مَاء فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُواْ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ مَا يُرِيدُ اللّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَـكِن يُرِيدُ لِيُطَهَّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Tafseer
{ يا أيها الذين آمنوا إذا قمتم } أي أردتم القيام { إلى الصلاة } وأنتم محدثون { فاغسلوا وجوهكم وأيديكم إلى المرافق } أي معها كما بينته السنة { وامسحوا برؤوسكم } الباء للإلصاق أي ألصقوا المسح بها من غير إسالة ماء وهو اسم جنس فيكفي أقل ما يصدق عليه وهو مسح بعض شعرة وعليه الشافعي { وأرجلكم } بالنصب عطفا على أيديكم وبالجر على الجوار { إلى الكعبين } أي معهما كما بينته السنة وهما العظمان الناتئان في كل رجل عند مفصل الساق والقدم والفصل بين الأيدي والأرجل المغسولة بالرأس المسموح يفيد وجوب الترتيب في طهارة هذه الأعضاء وعليه الشافعي ويؤخذ من السنة وجوب النية فيه كغيره من العبادات { وإن كنتم جنبا فاطَّهروا } فاغتسلوا { وإن كنتم مرضى } مَرَضا يضره الماء { أو على سفر } أي مسافرين { أو جاء أحد منكم من الغائط } أي أحدث { أو لا مستم النساء } سبق مثله في آيه النساء { فلم تجدوا ماء } بعد طلبه { فتيمموا } اقصدوا { صعيدا طيَّبا } ترابا طاهرا { فامسحوا بوجوهكم وأيديكم } مع المرفقين { منه } بضربتين والباء للإلصاق وبينت السنة أن المراد استيعاب العضوين بالمسح { ما يريد الله ليجعل عليكم من حرج } ضيق بما فرض عليكم من الوضوء والغسل والتيمم { ولكن يريد ليطهركم } من الأحداث والذنوب { وليتم نعمته عليكم } بالإسلام ببيان شرائع الدين { لعلكم تشكرون } نعمه .
{Wahai orang-orang yang beriman, ketika kalian bangun} artinya ketika kalian bermaksud bangun {untuk shalat} dalam keadaan najis, {basuhlah wajah dan tangan kalian sampai siku} artinya beserta keduanya, sebagaimana telah dijelaskan oleh Sunnah, {dan usaplah kepala kalian} preposisi "bi" menunjukkan kontak, artinya usaplah tanpa membiarkan air mengalir. Ini adalah istilah umum, jadi minimal yang berlaku sudah cukup, yaitu mengusap sebagian rambut, dan ini adalah pendapat al-Shafi'i. {dan kaki kalian} dalam kasus akusatif, dihubungkan dengan "tangan kalian," dan dalam kasus genitif karena kedekatan, {sampai mata kaki} artinya beserta keduanya, sebagaimana telah dijelaskan oleh Sunnah. Ini adalah dua tulang yang menonjol di setiap kaki pada persendian tulang kering dan kaki. Pemisahan antara tangan dan kaki yang dibasuh dengan kepala yang diperbolehkan menunjukkan kewajiban ketertiban dalam penyucian anggota tubuh ini, dan ini adalah pendapat al-Shafi'i. Berdasarkan Sunnah, niat diwajibkan dalam hal ini, seperti dalam ibadah lainnya. {Dan jika kamu dalam keadaan najis, maka bersucilah} artinya bermandilah. {Dan jika kamu sakit} dengan penyakit yang airnya akan membahayakan, {atau dalam perjalanan} artinya saat bepergian, {atau salah seorang dari kamu baru saja dari toilet} artinya wudhunya batal, {atau kamu telah bersetubuh dengan wanita} hal serupa disebutkan dalam ayat Surah An-Nisa'. Jika kamu tidak menemukan air setelah mencarinya, maka bersucilah tayammum (wudhu kering) dan usapkanlah ke wajah dan tanganmu, termasuk siku, dengan dua usapan. Huruf ba' adalah untuk penekanan, dan Sunnah menjelaskan bahwa niatnya adalah untuk menutupi kedua anggota tubuh dengan usapan. Allah tidak bermaksud menyulitkan kalian dengan apa yang telah Dia tetapkan untuk kalian, yaitu wudhu, mandi, dan tayammum, tetapi Dia bermaksud membersihkan kalian dari najis dan dosa-dosa serta menyempurnakan nikmat-Nya kepada kalian dengan Islam melalui penjelasan hukum-hukum agama, agar kalian bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya.
Share: