Preloader Image

10 Zulkaedah 1447H

Mon, 27 Apr 2026

Pray Time
35 : 9
وَاللَّهُ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَسُقْنَاهُ إِلَى بَلَدٍ مَّيِّتٍ فَأَحْيَيْنَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا كَذَلِكَ النُّشُورُ
Dan Allah, Dialah Yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu kesuatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu.

Tafseer
{ والله الذي أرسل الرياح } وفي قراءة الريح { فتثير سحابا } المضارع لحكاية الحال الماضية، أي تزعجه { فسقناه } فيه التفات عن الغيبة { إلى بلد ميت } بالتشديد والتخفيف لا نبات بها { فأحيينا به الأرض } من البلد { بعد موتها } يبسها، أي أنبتنا به الزرع والكلأ { كذلك النشور } أي البعث والإحياء.
{Dan Allah-lah yang mengirimkan angin} dan dalam bacaan angin {dan menggerakkan awan} kala kini digunakan untuk menceritakan keadaan masa lalu, yaitu, angin itu mengganggunya {dan Kami menggerakkannya} di mana terdapat pergeseran dari orang ketiga {ke tanah yang mati} dengan penekanan dan tanpa penekanan, tidak ada tumbuh-tumbuhan di dalamnya {dan Kami menghidupkan kembali bumi itu} tanah {setelah kematiannya} kekeringannya, yaitu, Kami menumbuhkan tanaman dan tumbuh-tumbuhan itu {Demikianlah kebangkitan} yaitu, kebangkitan dan pemulihan.
Share: