Surah ke-19 · 98 ayat

MARYAM — Ayat 26

26

فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنسِيًّا

maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini".

Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir

{Maka makanlah} kurma segar {dan minumlah} kurma segar {dan puaslah} dengan anak itu. Objeknya adalah objek yang telah diubah, artinya: agar matamu puas dengannya, artinya: agar kamu merasa tenang dan tidak menginginkan hal lain. {Lalu jika} di dalamnya terdapat asimilasi nun bersyarat ke dalam ma tambahan {kamu melihat} lam dan 'ayn dari kata kerja telah dihilangkan darinya, dan gerakannya telah dipindahkan ke ra, dan ya dari kata ganti telah terputus karena pertemuan dua konsonan. {setiap manusia} yang bertanya kepadamu tentang anakmu {maka katakanlah, “Sesungguhnya aku telah bernazar kepada Yang Maha Penyayang untuk berpuasa”} artinya menahan diri dari berbicara tentang dia dan orang lain, sebagaimana dibuktikan oleh {aku tidak akan berbicara hari ini kepada siapa pun} artinya: setelah itu.